Tuesday

CARA MENGURUS PEMBAYARAN PAJAK STNK MELALUI SAMSAT DRIVE THRU

Untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor selain di kantor SAMSAT, bisa juga dilakukan di tempat pembayaran secara cepat atau yang disebut SAMSAT DRIVE THRU. Tempat ini disebut Drive Thru, karena untuk melakukan pembayaran, pengemudi baik mobil maupun motor tidak harus turun dari kendaraan. Waktunyapun relatif cepat, tidak sampai 5 menit.
Persyaratan untuk pengurusan pembayaran pajak STNK yaitu :
  1. STNK.
  2. Bukti  pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahun kemarin dan belum jatuh tempo.
  3. BPKB.
  4. KTP sesuai BPKB/STNK.
  5. Membawa Kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya.
 Dengan persyaratan tersebut jelas lebih mudah dibandingkan dengan mengurus dikantor SAMSAT. Jika orang yang mengurus bukan pemilik BPKB, di SAMSAT DRIVE THRU tidaklah perlu memakai surat kuasa seperti ketika mengurus di kantor SAMSAT. Jika waktunya ganti STNK (tiap 5 tahun sekali) atau jika pembayaran pajaknya, maka pengurusan hanya bisa dilaksanakan di kantor SAMSAT. Kendaraan yang bisa dilayani disini hanyalah sepeda motor dan mobil pribadi.

Untuk kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, salah satu lokasi SAMSAT DRIVE THRU adalah disebelah selatan alun-alun kota Sidoarjo, tepat disebelah barat (kiri) kantor kabupaten.
Walaupun namanya Drive Thru tetapi, pada kenyataannya pengemudi memang harus turun. Ini disebabkan karena memang petugasnya yang terbatas dan tempatnya yang sempit. Untuk Drive Thru Sidoarjo, sampai saat ini yang menjadi kendala adalah adalah masalah teknis, yaitu jaringan  komputer yang lambat. Sedangkan salah satu keuntungannya adalah petugas, baik sipil maupun polisi, relatif lebih ramah dibanding petugas yang ada di kantor SAMSAT. Mungkin ini dikarenakan beban pekerjaan yang relatif ringan, sehingga tingkat stress tidak terlalu besar.

Hal yang paling dikeluhkan masyarakat dalam pengurusan ini adalah pembayaran parkir berlangganan yang besarnya Rp. 25.000 untuk sepeda motor, dan Rp. 50.000 untuk mobil. Karena parkir berlangganan tidak ada gunanya, karena ketika parkir dijalanpun tetap ditarik oleh petugas parkir. Dinas perhubungan menarik biaya parkir ini dengan dalih sesuai dengan perda. Ya rakyat hanya mengelus dada…..

Demikian info singkat ini.

3 comments:

  1. Rakyat selalu jadi korban PERDA semoga rakyat Indonesia bisa bersabar karena terus dikorbankan oleh Elit Politik. Perda dibuat oleh Penguasa/pemerintah dengan tujuan untuk mendapatkan pemasukan. alias UUD (ujung-unjungnya DUIT).

    ReplyDelete
  2. Hapuskan Perda yang merugikan rakyat, saya sama sekali tidak menikmati jasa dari Perda parkir yang saya bayar tiap tahunnya.

    ReplyDelete
  3. Saya mau tanya,saya mau membayar pajak motor yg tertera di stnk pajaknya hingga tgl 8/6/14 atau hari ini (minggu). Kalau saya mau membayar pd tgl 9/8/14 atau esok hari (senin) apakah masih bisa melalui drive thru ?
    Kalau masa berlaku stnk saya masih sampau 8/6/18 .
    Mohon jwb nya secepat mgkn . Terima kasih.

    ReplyDelete